MK Tolak Gugatan soal JK Maju Lagi Cawapres,Ini Alasannya


MK Tolak Gugatan JK Maju Lagi CawapresJusuf Kalla saat menyambangi kediaman Soesilo Bambang Yudhoyono. (Foto: Biro Wapres)

Moslemcommunity.net - Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan tak menerima uji materi UU 7/2017 tentang pemilu terkait masa jabatan presiden dan wakil presiden. Dalam beleid tersebut mengatur bahwa presiden atau wapres yang pernah menjabat dua kali masa jabatan tidak bisa lagi mencalonkan diri.

"Menyatakan permohonan para pemohon tidak dapat diterima," ujar Ketua MK Anwar Usman di ruang sidang MK, Jakarta, Kamis (28/6).

Uji materi ini sebelumnya diajukan oleh perseorangan Muhammad Hafidz dan Federasi Serikat Pekerja Singaperbangsa dan Perkumpulan Rakyat Proletar.

Dalam pertimbangannya, hakim menyatakan pemohon tidak memiliki legal standing atau kedudukan hukum untuk mengajukan permohonan. Menurut hakim, ketentuan itu tak berdampak langsung kepada pemohon.

"Pihak yang mungkin menerima kerugian konstitusional adalah partai politik yang memenuhi persyaratan," kata hakim anggota I Dewa Gede Palguna.

Namun tak semua partai politik bisa mengajukan uji materi tersebut. Menurut hakim, partai politik yang bisa mengajukan gugatan ke MK adalah yang tak ikut membahas UU Pemilu di DPR.

"Dengan terbatasnya kemungkinan pihak yang memiliki kedudukan hukum untuk menjadi pemohon, maka sulit menjelaskan potensi kerugian pemohon," ucapnya.

Uji materi itu sebelumnya dilatari aspirasi sejumlah kelompok masyarakat yang ingin Jusuf Kalla kembali maju mendampingi Presiden Joko Widodo dalam pemilu 2019. Namun ketentuan tersebut dianggap menghambat pecalonan JK.

JK diketahui pernah menjadi wapres untuk presiden Soesilo Bambang Yudhoyono pada 2004-2009 sebelum mendampingi Jokowi.

Pemohon menilai aturan itu semestinya dirinci lebih jauh apakah masa jabatan dua kali itu dilakukan berturut-turut atau tidak. (CNN)

[http://news.moslemcommunity.net]
Banner iklan disini